Selasa, 09 Desember 2014

Jenis - jenis Kecerdasan (Multiple Inteligences)

Baru "ngeh" kalau ternyata kecerdasan juga banyak jenisnya. Habis...dulu - dulunya terbiasa dengan anggapan siapa yang dapat rangking 1 maka dialah yang paling cerdas. dan kasihan yang dapat rangking paling bontot, harus rela di cap anak bodoh ketika duduk dibangku sekolah.

Ternyata...eh ternyata, setiap anak yang terlahir itu cerdas. Masing - masing pribadi itu unik, spesial dan beda serta masing - masing pribadi dianugerahkan Tuhan jenis kecerdasan yang beda pula. tidak ada anak yang terlahir bodoh dan bila kemudian ada anak yang menjadi bodoh, mungkin orangtua yang gagal menemukan jenis kecerdasan anak tersebut. Maka tak salah jika saya katakan, setiap orang berpotensi jadi genius (bisa jadi sekaliber Bill Gates, Steven Jobs, Christian Ronaldo, Ahmad Dhani....eh yang terakhir masih lingkup Indonesia deh kayaknya), intinya semua bisa sukses bila menemukan dan mengembangkan kecerdasan yang dimilikinya.

Saya sih juga bukan seorang genius, hanya seorang emak biasa yang lagi berusaha mengantarkan anak - anaknya agar sukses sesuai bidang kecerdasannya dan mudah - mudahan tercapai.

Secara garis besar jenis kecerdasan itu antara lain :
  1. Kecerdasan Bahasa/Linguistik, yaitu kemampuan untuk menggunakan bahasa atau kata - kata secara efektif.
  2. Kecerdasan Logis/Matematis, yaiotu kemampuan menggunakan angka - angka, berpikir secara logika, menjawab secara logis dan membutuhkan jawaban yang logis pula.
  3. Kecerdasan Visual/Spasial, yaitu kemampuan menyerap, mengubah dan menciptakan kembali berbagai aspek dunia visual spasial.
  4. Kecerdasan Kinestetik, yaitu mencakup bakat dalam mengendalikan gerak tubu8h dan keterampilan dalam menangani benda.
  5. Kecerdasan Musikal, yaitu kemampuan menyerap, menghargai dan menciptakan irama dan melodi.
  6. Kecerdasan Interpersonal (Antar Pribadi), yaitu kemampuan untuk memahami dan bekerjasama dengan orang lain.
  7. Kecerdasan Intrapersonal (kecerdasan dalam diri sendiri), yaitu kemampuan mengendalikan emosi dan dengan mudah mengakses perasaannya sendiri.
  8. Kecerdasan Naturalisasi, yaitu kemampuan seseorang untuk dapat mengerti flora dan fauna dengan baik.
Bila saya amati dan analisa keseharian Namira dan Dira, dari 8 jenis kecerdasan diatas, sepertinya Namira mempunyai kecerdasan dalam bidang bahasa. Namira (6 tahun) sangat senang bercerita, mendengarkan dongeng, senang membaca buku cerita, mudah menghapal, pandai merangkai kata - kata menjadi cerita serta sangat cepat mengenal bahasa asing. Memang sih...jadi cenderung cerewet, ribut dan gak pernah berhenti mengoceh.
Sementara Dira (3 tahun) selama ini masih ikut - ikutan sang kakak, belum terlalu nampak arah mana jenis kecerdasannya, masih samar - samar namun dibanding sang kakak nampaknya Dira lebih kreatif. Nanti seiring bertambahnya usia akan lebih jelas lagi cerdas dibagian mana gadis kecil saya ini.

Nah...bila sudah menemukan jenis kecerdasan masing - masing anak, saya tinggal mempelajari bagaimana cara mengembangkannya agar nantinya anak - anak saya ini bisa menjadi profesional berdasarkan jenis kecerdasannya. sekaligus dengan mengetahui hal ini, saya jadi lebih paham titik lemah dan titik unggul anak - anak saya, sehingga nantinya saya tidak akan marah - marah bila nilai matematika Namira rendah atau nilai musik Dira yang jeblok. Saya pribadi memang dari sekarang sudah menyiapkan bathin jika nantinya anak - anak saya agak kesulitan belajar di pelajaran tertentu, agak susah menyerap pelajaran tertentu dan saya juga sudah menyiapkan bathin jika nilai matematika Namira rendah serta sudah menyiapkan kesabaran agar tak memaksa Namira jago matematika (bisa paham karena saya juga lemot banget di matematika).

Inti dari mengetahui jenis kecerdasan ini menurut saya akan membuat para orangtua paham jalan pemikiran anak dalam belajar sehingga menghindari "kerja rodi" dalam belajar. Tak ada manusia yang sempurna, tak ada manusia yang tahu segala hal. Begitu juga anak - anak kita, jangan paksakan mereka harus bisa semua mata pelajaran. Biarlah unggul disatu bidang saja tapi diasah dan dikembangkan daripada bisa semua tapi cuma setengah - setengah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar